UJIAN AKHIR SEMESTER PENGANTAR INDUSTRI KAMPUS ITBI MILENIAL MEDAN

Nama   : Nirwani zega

Jurusan: Teknik Industri S1
Kelas     : Malam

UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL 2020/2021 PENGANTAR TEKNIK INDUSTRI KAMPUS MILENIAL ITBI


        PENGANTAR TEKNIK INDUSTRI


SOAL:

(1).Termasuk jenis model apakah model" dari penelitian operasional?

Jawab:

**.Iconic (Physical) Model 

Adalah suatu penyajian fisik yang tampak seperti aslinya dari suatu sistem nyata

dengan skala yang berbeda. Model ini mudah untuk dipahami, dibentuk & dijelaskan,

tetapi sulit untuk memanipulasi & tak berguna untuk tujuan peramalan, biasanya

menunjukkan peristiwa statik. Contohnya dalam mempelajari struktur sebuah atom,

warna model tidak relevan, sementara letak lapisan-lapisan merupakan sifat yang

relevan untuk disajikan.

**.Analogue Model

Model ini lebih abstrak dibanding model iconic, karena tak kelihatan sama antara

model dengan sistem nyata. Model analog lebih mudah untuk memanipulasi & dapat

menunjukkan situasi dinamis. Contohnya peta dengan bermacam-macam warna

dimana perbedaan warna menunjukkan perbedaan ciri, misalnya biru menunjukkan

air, kuning menunjukkan pegunungan, hijau sebagai dataran 

**. Mathematic (Simbolic) Model

Diantara jenis model yang lain, model matematik sifatnya paling abstrak. Model ini

menggunakan seperangkat simbol matematik untuk menunjukkan komponen-

komponen (& hubungan antar mereka) dari sistem nyata. Namun, sistem nyata tidak

selalu dapat diekspresikan dalam rumusan matematik.

(2).Jelaskan apa saja keuntungan dari minggunakan model?

Jawab:

-Mudah dipelajari

-Cocok untuk pengurangan biaya dan outsourcing

-Mudah beralih antara system

-Mengijinkan kustomisasi

-Aplikasi host yang bagaimanapun dapat berlangsung menjangkau seluruh pasar

 - Enterprise System

-Menggunakan standar pengamanan yang dikonfigurasi ooleh pengguna atau VPN

(3).Jelaskan apa saja komponen dalam sebuah model?

Jawab:

1. Key Activities: Kegiatan yang diperlukan untuk menjalankan model bisnis perusahaan.

2. Key Resources: Sumber daya yang diperlukan untuk menciptakan nilai bagi pelanggan.

3. Partner Network: Aliansi bisnis yang melengkapi aspek-aspek lain dari model bisnis.

4. Value Proposition: Produk dan jasa yang ditawarkan oleh bisnis perusahaan. Mengutip Osterwalder (2004) , sebuah nilai proposisi adalah pandangan keseluruhan terhadap produk dan jasa yang bersama-sama mewakili nilai untuk segmen pelanggan tertentu. Ini menggambarkan cara suatu perusahaan membedakan dirinya dari para pesaingnya dan merupakan alasan mengapa pelanggan membeli dari perusahaan tertentu dan bukan dari yang lain.

5. Customer Segments: Target pelanggan untuk produk dan jasa bisnis.

6. Channels: Sarana yang digunakan perusahaan untuk memberikan produk dan layanan kepada pelanggan. Ini termasuk pemasaran perusahaan dan strategi distribusi.

7.Customer Relationship: Hubungan pelanggan dimana perusahaan menetapkan antara dirinya dengan berbagai segmen pelanggan yang berbeda. Proses pengelolaan hubungan pelanggan disebut sebagai manajemen hubungan pelanggan.

8. Cost Structure: Konsekuensi moneter terhadap praktik yang digunakan dalam model bisnis .

9. Revenue Streams: Cara perusahaan menghasilkan uang melalui berbagai pendapatan (pendapatan perusahaan).

(4).Apa peranan parameter bagi sebuah model dan berikan  contoh sebuah model dan parameternya?

Jawab:

**Peranan parameter bagi sebuah model:memberikan respons optimal terhadap fungsi tujuan serta masih memenuhi kendala. 

**Contoh sebuah model dan parameternya:Model matematik dapat berupa persamaan atau rumus yang menjelaskan hal yang mendasar dari suatu system fisik atau proses dalam keadaan matematik.

Pemodelan matematika merupakan proses merepresentasikan suatu masalah matematika kontekstual ke dalam bentuk rumus matematis sehingga mudah untuk dipelajari dan dilakukan perhitungan yang mencakup tahapan antara lain; memahami (mengidentifikasi).

(5).Apakah konstrain itu ? berikan contoh dan jelaskan mengapa kita perlu mempertimbangkan kostrain?

Jawab:

Constraint adalah batasan atau aturan yang diaplikasikan terhadap kolom/field pada suatu table, yang bertujuan menjaga integritas data. Dengan adanya Constraint, akan meminimalisi kesalahan data akibat kesalahan memasukkan data oleh pengguna

Contohnya: constraint yang terdapat dalam produk DBMS, yaitu: PRIMARY KEY, FOREIGN KEY, UNIQUE, CHECK, NOT NULL. 

Mengapa kita perlu mempertimbangkan konstrain? karena:Tujuan Theory of Constraint atau manajemen constraint (manajemen kendala) adalah untuk mencapai keuntungan perusahaan secara maksimal. Sehingga teori ini dalam kajian manajemen berfokus pada peningkatan laba 

6. Jenis problem seperti apakah yang menghendaki adanya konstrain ? mengapa ? 

Jawab:

Konsep OPT menekankan pada optimasi pemanfaatan stasiun constraints, metode ini juga dikenal dengan nama Theory of Constraints (TOC) atau teori kendala

Dalam mengimplementasi ide-ide sebagai solusi dari suatu permasalahan,

Goldratt mengembangkan lima langkah yang berurutan agar proses perbaikan

lebih terfokus dan memberikan pengaruh positif yang lebih baik bagi sistem

sebelumnya. Langkah-langkah tersebut adalah:

1. Identifikasi sumber daya kendala (Constraints) dalam sistem, yaitu

memprioritaskan menurut pengaruh terhadap tujuan. Walaupun mungkinada banyak kendala dalam suatu waktu, biasanya hanya sedikit kendala yang sesungguhnya dalam sistem itu.  

2. Putuskan bagaimana menghilangkan kendala tersebut, pada tahap ini ditentukan bagaimana menghilangkan kendala yang telah ditemukan dengan mempertimbangkan perubahan dengan biaya terendah.  

3. Subordinatkan sumber daya lain untuk mendukung langkah 2. menagguhkan hal – hal yang lain yang bukan kendala dari pertimbangan pembuatan keputusan. Alasannya, segala sesuatu yang hilang pada kendala tidak memberikan pengaruh karena sumber – sumber daya itu masih cukup tersedia.  

4. Lakukan kendala untuk memperbaiki performansi constraint sistem. Memperioritaskan solusi masalah pada kendala sistem tidak memuaskan.  

5. Kembali ke langkah pertama untuk peningkatan terus menerus, jika langkah – langkah sebelumnya memunculkan kendala – kendala baru dalam sistem tersebut.  

7. Jelaskan apa yang dimaksud dengan solusi heuristik dalam pemecahan suatu masalah ! berikan contoh model yang memberikan solusi heuristik ! 

Jawab:

Heuristik adalah suatu langkah-langkah umum yang memandu pemecah masalah dalam menemukansolusi masalah

pembelajaran pemecahan masalah terutama masalah matematika. Menurut Polya (Suherman  et.al., 2001 : 84), solusi soal pemecahan  masalah memuat empat langkah penyelesaian,  yaitu :

(1) pemahaman terhadap permasalahan;  

(2) Perencanaan penyelesaian masalah;

(3).Melaksanakan perencanaan penyelesaian masalah; dan

 (4) Melihat kembali penyelesaian.  Langkah-langkah pemecahan masalah ini  kemudian disebut Heuristik.

8. Jelaskan apa yang dimaksud dengan solusi optimal dalam pemecahan suatu masalah ? berikan contoh model yang memberikan solusi optimal !

Jawab:

Ada empat metode yang dapat digunakan untuk menentukan solusi optimal, yaitu : 

• Metode Stepping Stone

• Metode Modified Distribution (Modi)

• Prinsip perhitungan kedua metode untuk menentukan sel masuk adalah sama.  

 Perbedaannya adalah metode Modi menggunakan prinsip dasar primal-dual  metode simpleks, sedangkan metode stepping stone tidak.

Contoh model yang memberikab solusi optimal:

Perusahaan tas “HANIF” membuat 2 macam tas yaitu tas merk DORA dan merk SPONGEBOB. Untuk membuat tas tersebut perusahaan  memiliki 3 mesin. Mesin 1 khusus untuk memberi logo DORA, mesin 2  khusus untuk memberi logo SPONGEBOB dan mesin 3 untuk menjahit tas  dan membuat ritsleting. Setiap lusin tas merk DORA mula-mula dikerjakan  di mesin 1 selama 2 jam, kemudian tanpa melalui mesin 2 terus dikerjakan  di mesin 3 selama 6 jam. Sedang untuk tas merk SPONGEBOB tidak  diproses di mesin 1, tetapi pertama kali dikerjakan di mesin 2 selama 3  jam kemudian di mesin 3 selama 5 jam. Jam kerja maksimum setiap hari  untuk mesin 1=8 jam, mesin 2=15 jam, dan mesin 3=30 jam. Sumbangan  terhadap laba untuk setiap lusin tas merk DORA $3, sedang merk  SPONGEBOB $5. Masalahnya adalah menentukan berapa lusin  sebaiknya tas merk DORA dan merk SPONGEBOB yang dibuat agar bisa  memaksimumkan laba.

9. Apakah yang dimaksud dengan robust dalam kriteria kinerja dari suatu model, jelaskan ! 

Jawab:

Robust design adalah aktivitas pengembangan produk untuk menyempurnakan kinerja produk sambil meminimumkan pengaruh gangguan atau noise. Dalam robust design, kita memanfaatkan eksperimen dan analisis data untuk mengidentifikasi robust setpoint untuk perancangan yang dapat dikendalikan.
Suatu robust setpoint dapat merupakan kombinasi dari nilai-nilai parameter perancangan untuk mencapai kinerja produk yang diharapkan dalam batasan kondisi operasi dan variasi manufaktur. Secara konseptual, robust design adalah mudah untuk dimengerti .
Akan terdapat banyak kombinasi nilai-nilai parameter yang akan menghasilkan kinerja yang diinginkan. Akan tetapi beberapa kombinasi ini lebih sensitif terhadap variasi yang tidak terkendali dibandingkan yang lain. Karena produk pada kenyataannya akan selalu berhadapan dengan berbagai faktor gangguan, maka sebaiknya kita memilih nilai-nilai parameter yang kurang sensitif terhadap variasi yang tidak terkendali. Proses perancangan robust dalam prakteknya menggunakan pendekatan eksperimen untuk memperoleh robust setpoint. Variasi manufaktur akan timbul pada setiap penyetelan (setpoint) yang dipilih, sehingga nilai aktual tidak sesuai dengan yang dispesifikasikan. 

10. Apakah yang dimaksud dengan controllable dalam kriteria kinerja dari suatu model.Jelaskan!

Jawab:

Dalam rangka mengukur tingkat keberhasilan suatu organisasi sangat  dibutuhkan adanya indikator yang jelas oleh  

stakeholders. Indikator kinerja adalah ukuran kuantitaif dan / atau kualitatif yang  menggambarkan tingkat pencapaian suatu  sasaran atau tujuan yang telah ditetapkan.  Oleh karena itu indikator kinerja harus  merupakan sesuatu yang akan dihitung dan  diukur serta digunakan sebagai dasar untuk  menilai atau melihat tingkat kinerja, baik  dalam tahap perencanaan, tahap  pelaksanaan, maupun tahap setelah kegiatan  selesai. Dengan demikian, tanpa adanya  indikator kinerja, sulit bagi kita untuk  menilai tingkat keberhasilan dan  ketidakberhasilan kebijaksanaan maupun  program suatu organisasi. Dengan indikator  kinerja, suatu organisasi mempunyai wahana  yang jelas bagaimana dia akan dikatakan  berhasil atau tidak berhasil di masa yang  akan datang.


                    TERIMAKASIH🙏😇

Komentar